FAQ

Jelajah Gizi adalah “Jalan-jalan Unik” untuk memperkenalkan keanekaragaman makanan khas daerah, sekaligus mempelajari sejarah dan budaya yang melatarbelakanginya. Jelajah Gizi juga mengajak peserta untuk mempelajari proses pembuatan hidangan khas tersebut, hingga memahami nilai gizi yang terkandung di dalamnya. 
Tahun 2017 ini merupakan Jelajah Gizi kelima yang diadakan Nutrisi Untuk Bangsa. Secara berturut-turut, Jelajah Gizi pertama pada tahun 2012 diadakan di Gunungkidul di Daerah Istimewa Jogyakarta, Jelajah Gizi kedua pada tahun 2013 di Kepulauan Seribu DKI Jakarta, Jelajah Gizi ketiga tahun 2015 di Bali, serta Jelajah Gizi keempat di Minahasa, Sulawesi Utara, pada tahun 2016.  Pada kesempatan Jelajah Gizi tahun ini, daerah yang terpilih untuk kegiatan Jelajah Gizi adalah Propinsi Jawa Timur, tepatnya di Malang, dengan tema “Eksplorasi Pangan di Kota Malang”. 
Karena kota ini juga dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kekayaan kulinernya. Ada banyak makanan khas dari kota Malang yang menjadi favorit masyarakat Indonesia. Misalnya saja Bakso Malang, yang juga dikenal dengan sebutan Bakwan Malang jika berada di luar daerah Malang, bakso bakar, cwi mie, mendol atau sejenis perkedel yang berbahan dasar oncom, nasi bug atau sejenis nasi campur yang sebenarnya merupakan kuliner khas Madura tetapi sulit ditemukan di Madura.  Selain itu, keindahan alam di wilayah Malang Raya pastinya menjadi daya tarik untuk digali lebih jauh lagi dalam Jelajah Gizi 5 tahun 2017 yang akan diselenggarakan tanggal 13-15 Oktober 2017
Seleksi peserta dilakukan dengan berbagai lomba. Jika tahun sebelumnya seleksinya dilakukan melalu lomba penulisan blog, maka tahun ini seleksi dilakukan melalui lomba foto dengan tema “From Local to International” , yakni mengunggah foto makanan Indonesia yang menarik sehingga layak bersaing dengan makanan International. Setelah mengunggah, jangan lupa share ke kanal media sosial yang dimiliki dan sertakan hashtag #JelajahGizi di Instagram dan mention/tag @nutrisibangsa, Periode lomba foto dimulai dari 14 – 30 September 2017 Pengumuman pemenang tanggal 7 Oktober 2017 Jelajah Gizi “Eksplorasi Pangan Kota Malang” 13 – 15 Oktober 2017 Selengkapnya di http://jelajahgizi.id 
Tidak, makanan yang dimaksudkan bisa saja yang belum terkenal di dunia International tetapi memiliki potensi ke sana, salah satunya dengan penampilan dan penyajian yang menarik. 
Tentu saja boleh. Setiap foto yang masuk akan diperhitungkan dan dinilai sebagai satu pendaftar. 
Keikutsertaan lomba tidak dikenakan biaya apapun alias gratis.
Tentu saja boleh, kami tetap memperhitungkan karya yang masuk dan tidak menutup peluang untuk pemenang sebelumnya.
10 pemenang yang terpilih dari lomba foto bertema “From Local to International akan mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing senilai Rp. 1.500.000 dan mengikuti 3Hari 2 Malam Jelajah Gizi “Eksplorasi Pangan Kota Malang.”  10 pemenang juga berpeluang memenangkan lomba penulisan (dan atau) pembuatan video dokumentasi perjalanan yang dilombakan paska perjalanan Jelajah Gizi, berhadiah masing-masing Rp. 2,000,000 untuk 3 pemenang. 
Pemenang lomba foto wajib mengikuti 3Hari 2Malam Jelajah Gizi “Eksplorasi Pangan Kota Malang” dan menulisan (dan atau) membuat video perjalanan yang selanjutnya diunggah di websitesarihusada.co.id/nutrisi-untuk-bangsa  Pemenang yang tidak bersedia menjalankan kewajiban akan dianulir dan tidak akan diikutsertakan dalam kegiatan Nutrisi untuk Bangsa selanjutnya